Doa [Asmak] Yang Diamalkan Oleh Ashif Bin barkhiya

Sebelum mempelajari doa ini, marilah kita telusuri siapakah Ashif Bin Barkhiya itu, Asif Bin Barkhiya bukanlah seorang ilmuwan dan saintis, tetapi beliau adalah ahli sufi, ahli tasawuf dan pengamal tarekat dengan ilmu-ilmu laduni yang tak terkira banyaknya.

Jati diri Ashif ibnu Barkhiya banyak diceritakan dalam kitab-kitab klasik, salah satunya dalam Ihya Ulum al-Din karya sufi besar Imam Al-Ghazali. Banyak pendapat tentang diri Ashif, ada yang mengatakan bahwa Ashif adalah sepupu Nabi Sulaiman AS, ada juga yang bilang bahwa beliau adalah juru tulis Nabi Sulaiman.

Menurut Al-Ghazali, Ashif dahulunya adalah seorang pemboros, sering melakukan maksiat namun kemudian bertobat. Diceritakan bahwa Allah berfirman kepada nabi Sulaima, “Hai pemimpin ahli ibadah, sampai kapan sepupumu akan berbuat maksiat kepada-Ku sedangkan Aku sangat mengasihinya? Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, jika ia sampai terkena tiupan badai-Ku maka akan aku tinggalkan dirinya agar menjadi contoh bagi orang-orang yang semasanya dan yang bagi umat sesudahnya.”

Ketika Ashif dan Sulaiman bertemu, Sulaiman menyampaikan apa yang diwahyukan Allah tentang dirinya. Mendengar penjelasan tersebut Ashif keluar dan menaiki bukit pasir, disana ia menengadahkan kepala ke langit dan berseru, “Tuhanku junjunganku, Engkau ya Engkau, aku ya aku, bagaimana aku akan bertobat sedangkan Engkau tidak menerima tobatku? Bagaimana aku akan meminta perlindungan dari dosa sedangkan Engkau tidak menjagaku? Aku pasti kembali.”

Kemudian Allah berfirman. “Engkau benar hai Ashif, engkau ya engkau, Aku ya Aku, Aku menerima tobatmu dan aku telah mengampunimu karena sesungguhnya Aku Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang.”

Demikianlah akhirnya Ashif mau menerima pertolongan dari Allah sehingga dirinya berubah drastis, dari seorang yang selalu melakukan maksiat menjadi orang yang taat, hidupnya yang selama ini jauh dari jalan Allah, kini selalu patuh kepada perintah-Nya. Allah pun selalu membantunya dalam melakukan ibadah, ketaatan, pengakuan terhadap dosanya, serta tobatnya.

Ditengah kesungguhannya kembali kepada-Nya itulah Allah mengajarkan Al-Ismullah Al-A`zhom (kalimat keagungan) yang jika digunakan untuk berdoa maka akan dikabulkan, sebagaimana telah beliau gunakan untuk memindahkan singgasana ratu Bilkis yang jaraknya sekitar dua bulan perjalanan bisa dipindahkan sekejap mata.

Berikut kami sampaikan doa atau asmak Ismul a'dhom yang dimaksud dan mohon digunakan hanya untuk kemaslahatan, jika digunakan untuk kemaksiatan semoga Alloh tidak mengijabai.

بسم الله الرحمن الرحيم
أللهم إني أسألك بأنك أنت الله لاإله إلاأنت انت الحي القيوم الطاهر المطهر نورالسماوات والأرض أللهم إني أسألك رب السماوات والأرض عالم الغيب والشهادة الكبير المتعال الحنان المنان ذاالجلال والإكرام تفعل كذا بكذا فإنه يستجاب لك إنشاء الله بارك الله فيكم أحيا شراهيا أصباعت علي سداي


dibaca 17 x usai sholat fardhu selama 40 hari.
Wong Gunong Pendaki doyan ngopi :)
TERIMA KASIH KUNJUNGANNYA

Semoga atikel berjudul Doa [Asmak] Yang Diamalkan Oleh Ashif Bin barkhiya ini bermanfaat. Jika ingin mengambil sebagian atau keseluruhan isi artikel, silahkan menyertakan dofollow link ke >>
Buka Komentar

0 response to "Doa [Asmak] Yang Diamalkan Oleh Ashif Bin barkhiya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel